Saat ini kolam renang pribadi merupakan bagian dari salah satu
kelengkapan hunian keluarga dan sekaligus dapat pula bernilai investasi
bagi setiap pemiliknya, selain investasi rumah, mobil, maupun
apartement. Mengapa demikian? Karena memiliki kolam renang pribadi mampu
memberikan nilai tambah dan prestise bagi pemilik rumah disamping
tentunya menaikkan harga jual dari property itu sendiri. Oleh sebab itu,
sekalipun harus mengeluarkan banyak modal dan uang, bukan menjadi suatu
kendala bagi yang berkeinginan untuk memilikinya baik sebagai tempat
berolah raga dan melepaskan kepenatan maupun sebagai sebuah investasi.
Agar
property kolam renang menjadi bagian dari investasi anda, sebaiknya
sebelum membangun kolam renang mulailah dengan perencanaan yang matang
terhadap berbagai aspek yang dapat menentukan nilai sebuah kolam renang
dikemudian hari. Dalam hal ini, sebuah perencanaan sebelum mengambil
keputusan untuk membuat kolam renang tidak kalah pentingnya sebagaimana
rencana anda dalam membangun property yang lain seperti rumah.
Faktor-faktor yang dapat menentukan lama tidaknya umur ekonomis sebuah
property seperti factor bahan material yang dipergunakan, factor
kemudahan dalam perawatan, factor biaya dalam perawatan dan lain
sebagainya harus betul-betul diperhitungkan. Tentunya hal ini bukan
berarti bahwa memiliki property kolam renang pribadi nantinya pasti akan
dijual, akan tetapi sebagai langkah awal agar property yang anda miliki
berumur lama dan tetap bernilai wajar. Mulailah dengan merencanakan,
menghitung dan baru memutuskan jenis kolam renang terbaik yang
seharusnya anda miliki. Berikut ini informasi bagi Anda yang berencana
memiliki sebuah kolam renang pribadi. Beberapa hal yang perlu
diperhatikan dan dipertimbangkan dalam perencanaan diantaranya adalah :
Pertama : Ketersediaan Lahan untuk Lokasi Kolam
Ketersediaan
lahan sebagai tempat lokasi penempatan kolam renang nanti merupakan hal
pertama yang harus dipertimbangkan. Sebuah kolam renang keluarga
tentunya berdekatan atau menjadi satu dengan area rumah. Lahan yang
biasanya menjadi target lokasi kolam renang adalah halaman rumah atau
ruang struktur rumah yang masih memungkinkan tersedia untuk itu. Lahan
yang tersedia akan menentukan ukuran dimensi sebuah kolam renang (
panjang, lebar, kedalaman ), dan design / bentuk kolam renang yang dapat
di bangun sesuai dengan keinginan anda.
Pada dasarnya kolam
renang dapat dibangun dimana saja pada area hunian anda, bisa dibangun
di atas tanah, di dalam rumah atau bahkan di atas bangunan bertingkat
sekalipun, akan tetapi besarnya biaya, kekuatan penyangga struktur kolam
dan kerumitan selama masa pembangunan menjadi factor yang harus
dipertimbangkan. Perbandingan biaya dan perhitungan pekerjaan konstruksi
kolam renang untuk masing-masing lokasi tersebut dapat kita serahkan
kepada seorang arsitek yang mengerti mengenai bangunan.
Kedua : Mempelajari Jenis Struktur dan Sistem Filtrasi Kolam Renang
Sebagaimana
artikel terdahulu mengenai jenis-jenis kolam renang yang saat ini
disediakan oleh kontraktor kolam renang, berikut informasi perbedaan
mendasar dari dua jenis struktur konstruksi dan system filtrasi kolam
renang :
Sistem kolam renang konvensional/ dengan pemipaan (underground piping).
Sistem
kolam renang dengan pemipaan adalah sistem pembuatan kolam renang
dimana pada struktur konstruksi bagian bawah kolam di tanam pipa – pipa
yang digunakan untuk membantu mengalirkan air ke tanki penyaringan dan
untuk mengalirkan air yang telah difilter kembali ke kolam. Selain itu
digunakan pompa dan filter yang berada diluar struktur utama kolam
sebagai alat untuk mensirkulasi air, disamping diperlukan pula obat –
obatan (chlorine) agar air
tetap jernih. Diperlukan dua bidang lahan untuk pembuatan kolam dengan
system ini yaitu lahan untuk struktur kolam utama dan lahan untuk
penempatan alat-alat filtrasi (pump room)
Sistem kolam renang terintegrasi (integrated pool and filter).
System kolam renang jenis ini adalah system kolam renang dimana pada struktur konstruksi kolam tidak diperlukan pipa-pipa (non piping). Untuk penyaringan air, digunakan system filtrasi yang secara struktur menyatu dengan struktur kolam utama (monolithic structure).
System ini sangat menguntungkan bagi pemilik kolam yang tidak memiliki
lahan yang luas, karena penempatan pompa dan filter kolam yang digunakan
diletakkan dibibir/ didalam kolam.
Ketiga : Memilih bahan Material Konstruksi kolam renang
Hal
lain yang sangat penting adalah pertimbangan dalam memilih bahan untuk
material konstruksi kolam renang. Bahan material konvensional dengan
system pengecoran pada seluruh struktur kolam dapat saja dilakukan untuk
kolam yang berada pada lokasi tanah yang stabil dan tidak rawan gempa,
sebaliknya perhitungkan resiko keretakan bila kolam dibangun pada
wilayah yang rawan terkena gempa bumi. Pilihan lain adalah bahan
material yang dibuat secara khusus di pabrikasi sebagai pelapis tambahan
(liner)setelah dilakukan pengecoran. Perakitan dan instalasi dilakukan pada lokasi yang dikehendaki.
Keempat : Mengetahui Tipe-tipe Filter kolam renang
Pada komplimen sebuah kolam renang, filter digunakan sebagai alat untuk mensirkulasi air dan bahan obat-obatan (chemical)
agar kejernihan dan kebersihan air selalu terjaga. Ada beberapa tipe
filter yang dapat kita pilih pada saat perencanaan awal sebelum membuat
kolam renang. Alternatif tipe filter yang akan digunakan nantinya sangat
berhubungan dengan konstruksi struktur kolam renang itu sendiri. Tiga
macam tipe filter dapat anda pelajari pada posting kami terdahulu yakni
Type of Pool Filters.
Kelima : Mempelajari Cara Merawat Kolam dan Perawatan Air Kolam Renang
Perawatan
air kolam renang merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih
bagi pemilik kolam renang. Kualitas air yang kurang baik atau buruk
dapat menghilangkan minat penghuni rumah untuk berenang. Disamping itu,
air yang tidak jernih dapat mengurangi keindahan kolam itu sendiri dan
secara keseluruhan akan memperburuk tampilan rumah anda.
Untuk
perawatan air kolam, dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa yang
khusus melakukan perawatan air. Sedangkan untuk chemicalnya dapat dibeli
sendiri atau dapat pula dibeli pada pihak penyedia jasa perawatan kolam
renang. Mudah tidaknya pekerjaan perawatan kolam tentunya tergantung
pula pada jenis struktur konstruksi dan system filtrasi seperti
sebagaimana dipaparkan tersebut di atas. Tidak kalah pentingnya adalah
mengetahui dan menjaga ketepatan jadual perawatan agar kolam renang anda
tidak terkena serangan lumut dan alga yang nantinya berakibat pada
keindahan kolam dan tentunya memerlukan biaya yang cukup besar untuk
membersihkannya.
Bagaimana dengan anda? Sudahkah mempersiapkan diri untuk memiliki kolam renang pribadi?
Demikianlah
beberapa pertimbangan utama sebelum anda memulai pembuatan sebuah kolam
renang keluarga. Detail masing-masing dari kelima factor diatas akan
kami coba untuk menyajikannya pada posting berikutnya.
Semoga Bermanfaat.